Panduan Menyusun Program Pelatihan Project Management, Supply Chain, HR, dan Administrasi
27 September 2026
Panduan Menyusun Program Pelatihan Project Management, Supply Chain, HR, dan Administrasi
Setiap perusahaan memiliki kebutuhan kompetensi yang berbeda. Ada perusahaan yang membutuhkan karyawan dengan kemampuan project management yang lebih kuat, sementara perusahaan lainnya perlu meningkatkan kompetensi di bidang supply chain, human resources (HR), maupun administrasi perkantoran.
Karena itu, program pelatihan karyawan sebaiknya tidak dibuat hanya berdasarkan tren atau daftar training yang sedang populer. Program training yang efektif perlu disusun berdasarkan kebutuhan bisnis, posisi pekerjaan, kompetensi karyawan, serta target yang ingin dicapai perusahaan.
Project Management, Supply Chain Management, Human Resource Management, dan Administrasi merupakan empat area yang memiliki peran penting dalam mendukung operasional perusahaan. Lalu, bagaimana cara menyusun program pelatihan yang tepat untuk masing-masing bidang?
Mengapa Program Pelatihan Perlu Disusun Berdasarkan Kebutuhan?
Program pelatihan yang tepat dapat membantu perusahaan meningkatkan kompetensi sekaligus mengatasi skill gap yang dimiliki karyawan.
Jika training diberikan tanpa mengetahui kebutuhan sebenarnya, perusahaan berisiko mengeluarkan biaya tanpa mendapatkan dampak yang optimal.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menyusun program pelatihan antara lain:
• Kompetensi yang dibutuhkan perusahaan
• Skill gap karyawan
• Tanggung jawab dan level jabatan
• Target bisnis dan operasional
• Perubahan teknologi dan kebutuhan industri
• Permasalahan yang sedang dihadapi perusahaan
• Indikator keberhasilan setelah training
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Training Needs Analysis (TNA). Melalui TNA, perusahaan dapat mengetahui kompetensi apa yang perlu ditingkatkan dan jenis training apa yang paling relevan.
1. Menyusun Program Pelatihan Project Management
Project Management dibutuhkan oleh perusahaan yang menjalankan berbagai proyek dengan target waktu, biaya, kualitas, dan sumber daya tertentu.
Pelatihan project management tidak hanya ditujukan untuk Project Manager. Anggota project team, supervisor, coordinator, hingga karyawan yang terlibat dalam pengelolaan proyek juga dapat memperoleh manfaat dari training ini.
Materi Pelatihan Project Management
Program dapat disusun berdasarkan kebutuhan dan level peserta, misalnya:
• Project Management Fundamentals
• Project Planning and Scheduling
• Project Scope Management
• Project Cost and Budget Management
• Project Risk Management
• Project Quality Management
• Project Team and Leadership
• Stakeholder Management
• Project Communication Management
• Agile Project Management
• Project Management Office (PMO)
• Digital Project Management
Untuk peserta tingkat dasar, materi dapat difokuskan pada konsep dan tahapan pengelolaan proyek. Sementara itu, peserta yang sudah berpengalaman dapat diberikan materi seperti project risk management, Agile, PMO, atau pengelolaan proyek berbasis teknologi.
Tujuan Pelatihan Project Management
Program training dapat diarahkan untuk membantu peserta:
• Menyusun project plan secara sistematis
• Mengelola timeline dan resource proyek
• Mengidentifikasi dan mengendalikan risiko
• Mengelola biaya proyek
• Meningkatkan koordinasi antaranggota tim
• Mengelola stakeholder secara efektif
• Memantau progres dan pencapaian proyek
Dengan demikian, training tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat diterapkan langsung dalam pekerjaan.
2. Menyusun Program Pelatihan Supply Chain Management
Supply Chain Management mencakup berbagai aktivitas mulai dari procurement, inventory, warehouse, logistics, hingga distribusi. Kesalahan pada salah satu proses dapat berdampak pada biaya operasional, ketersediaan barang, dan kepuasan pelanggan.
Karena cakupan supply chain cukup luas, program pelatihannya perlu disesuaikan dengan fungsi pekerjaan peserta.
Materi Pelatihan Supply Chain
Beberapa materi yang dapat dipertimbangkan antara lain:
• Supply Chain Management Fundamentals
• Strategic Sourcing and Procurement
• Purchasing Management
• Inventory Management and Optimization
• Warehouse Management
• Logistics and Distribution Management
• Demand Planning and Forecasting
• Supplier Performance Management
• Supply Chain Risk Management
• Supply Chain Analytics
• Sales and Operations Planning (S&OP)
• Integrated Supply Chain Planning
• Digital Supply Chain
• AI for Supply Chain Management
Misalnya, peserta dari bagian procurement akan lebih membutuhkan materi strategic sourcing, supplier management, dan negotiation. Sementara itu, karyawan warehouse dapat lebih difokuskan pada inventory control, warehouse management, dan operational efficiency.
Tujuan Pelatihan Supply Chain
Training dapat dirancang untuk membantu perusahaan:
• Mengoptimalkan proses procurement
• Mengurangi inventory yang tidak diperlukan
• Meningkatkan efisiensi warehouse
• Mengendalikan biaya logistics
• Meningkatkan supplier performance
• Menggunakan data untuk pengambilan keputusan
• Mengidentifikasi supply chain risk
• Meningkatkan koordinasi antarbagian dalam supply chain
Program pelatihan yang terintegrasi akan membantu peserta memahami bahwa setiap fungsi dalam supply chain saling berhubungan.
3. Menyusun Program Pelatihan Human Resources (HR)
Peran HR semakin berkembang. HR tidak hanya menangani administrasi karyawan, tetapi juga berperan dalam recruitment, talent management, employee development, performance management, hingga penggunaan teknologi dalam pengelolaan SDM.
Karena itu, program pelatihan HR perlu disesuaikan dengan fungsi dan tingkat kompetensi peserta.
Materi Pelatihan HR
Beberapa topik yang dapat dimasukkan dalam program training antara lain:
• Human Resource Management Fundamentals
• Human Resource Planning
• Recruitment and Talent Acquisition
• Competency-Based HR Management
• Training Needs Analysis (TNA)
• Learning and Development (L&D)
• Performance Management and KPI
• Compensation and Benefits
• Employee Engagement
• Employee Relations
• Industrial Relations
• HR Analytics and People Analytics
• Digital HR and HR Technology
• AI for Human Resources
• Leadership and Communication for HR
Untuk staff HR, training dapat dimulai dari fundamental HR, recruitment, administrasi SDM, dan performance management.
Sementara untuk HR Supervisor, HR Manager, atau Human Capital Manager, materi dapat dikembangkan ke area strategic HR, people analytics, talent management, organizational development, dan change management.
Tujuan Pelatihan HR
Program pelatihan HR dapat diarahkan untuk:
• Meningkatkan kompetensi pengelolaan SDM
• Meningkatkan kualitas proses recruitment
• Mengembangkan sistem performance management
• Mengoptimalkan employee development
• Memanfaatkan HR data untuk pengambilan keputusan
• Memahami penerapan HR technology dan AI
• Meningkatkan employee engagement
Dengan pendekatan tersebut, training HR dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap produktivitas dan pengembangan organisasi.
4. Menyusun Program Pelatihan Administrasi
Administrasi merupakan salah satu fungsi yang mendukung kelancaran operasional perusahaan. Pengelolaan dokumen, komunikasi, data, agenda, dan berbagai aktivitas administratif membutuhkan ketelitian serta kemampuan menggunakan tools digital.
Program pelatihan administrasi dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan staff administrasi, sekretaris, office administrator, maupun administrative support.
Materi Pelatihan Administrasi
Materi yang dapat dipertimbangkan meliputi:
• Office Administration Fundamentals
• Office Management
• Document Management
• Filing and Records Management
• Business Correspondence
• Microsoft Office for Administration
• Data Entry and Data Management
• Meeting Management
• Minutes of Meeting (MoM)
• Time Management
• Administrative Productivity
• Business Communication
• Professional Office Etiquette
• Digital Office Administration
Jika perusahaan mengalami masalah dalam pengelolaan dokumen, misalnya, training dapat difokuskan pada document management dan filing system.
Apabila permasalahan berkaitan dengan produktivitas, program dapat dikombinasikan dengan time management, administrative productivity, dan digital office skills.
Tujuan Pelatihan Administrasi
Program training administrasi dapat membantu peserta:
• Mengelola dokumen secara lebih sistematis
• Meningkatkan ketelitian dalam pekerjaan administratif
• Mengoptimalkan penggunaan Microsoft Office
• Mengelola data dan informasi dengan lebih efektif
• Meningkatkan kemampuan komunikasi bisnis
• Mengatur agenda dan meeting secara profesional
• Meningkatkan produktivitas pekerjaan administrasi
Menentukan Level Pelatihan Berdasarkan Peserta
Selain menentukan materi, perusahaan juga perlu menentukan level training. Materi untuk staff junior tentunya tidak harus sama dengan materi untuk supervisor atau manager.
Pembagian sederhana dapat dilakukan menjadi:
Basic Level
Ditujukan untuk karyawan baru, staff junior, atau peserta yang belum memiliki pengalaman mendalam.
Fokus pada pemahaman fundamental, konsep dasar, tools, prosedur, dan praktik sederhana.
Intermediate Level
Ditujukan untuk staff berpengalaman, senior staff, atau supervisor.
Fokus pada problem solving, analisis, penerapan tools, pengambilan keputusan, dan peningkatan efisiensi.
Advanced Level
Ditujukan untuk manager, leader, atau profesional berpengalaman.
Fokus pada strategic decision making, leadership, optimization, risk management, innovation, dan pengembangan strategi.
Pembagian level ini membantu perusahaan menghindari training yang terlalu mudah atau terlalu kompleks bagi peserta.
Menggunakan Training Needs Analysis Sebelum Menentukan Training
Training Needs Analysis dapat menjadi dasar dalam menyusun program pelatihan. TNA membantu perusahaan mengetahui kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki karyawan saat ini dengan kompetensi yang dibutuhkan.
Analisis dapat dilakukan pada tiga tingkat:
• Organizational Analysis: melihat kebutuhan kompetensi berdasarkan tujuan dan strategi perusahaan.
• Task Analysis: mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan pekerjaan tertentu.
• Individual Analysis: melihat kemampuan dan skill gap masing-masing karyawan.
Sebagai contoh, apabila perusahaan mengalami keterlambatan proyek, TNA dapat membantu menentukan apakah masalahnya berasal dari kemampuan project planning, resource management, risk management, atau koordinasi tim.
Dengan begitu, perusahaan tidak langsung memilih training tanpa mengetahui akar masalahnya.
Menentukan Metode Pelatihan
Metode pembelajaran juga perlu disesuaikan dengan karakteristik materi dan peserta.
Beberapa metode yang dapat digunakan antara lain:
• Instructor-Led Training
• In-House Training
• Public Training
• Workshop
• Case Study
• Group Discussion
• Simulation
• Role Play
• Problem-Based Learning
• Online Training
• Hybrid Training
Untuk materi seperti project management dan supply chain, case study dan simulation dapat membantu peserta memahami penerapan konsep dalam situasi pekerjaan.
Sementara untuk HR dan administrasi, role play, business case, dan praktik menggunakan tools dapat membuat pembelajaran lebih aplikatif.
Menentukan Durasi Program Pelatihan
Durasi training sebaiknya disesuaikan dengan jumlah materi dan tingkat kedalaman yang ingin dicapai.
Contohnya:
• Training fundamental: 1 hari
• Training kompetensi intermediate: 2 hari
• Training advanced atau specialized: 2–3 hari
• Workshop atau program intensif: disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan
Durasi bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan training. Materi, metode, kompetensi trainer, serta kesempatan peserta untuk melakukan praktik juga perlu diperhatikan.
Menentukan Trainer dan Training Provider
Trainer memiliki peran penting dalam keberhasilan program pelatihan. Perusahaan sebaiknya mempertimbangkan pengalaman trainer, penguasaan materi, pengalaman industri, serta kemampuan menyampaikan materi kepada peserta.
Training provider juga perlu dievaluasi berdasarkan:
• Relevansi program dengan kebutuhan perusahaan
• Kompetensi trainer
• Pengalaman menyelenggarakan corporate training
• Kualitas modul dan materi
• Fleksibilitas customization
• Metode pembelajaran
• Fasilitas training
• Sertifikat atau skema kompetensi jika diperlukan
• Sistem evaluasi setelah training
Untuk kebutuhan corporate training, perusahaan juga dapat mempertimbangkan program In-House Training agar materi dapat disesuaikan dengan kondisi dan studi kasus internal.
Mengukur Keberhasilan Program Pelatihan
Program pelatihan sebaiknya tidak berhenti ketika sesi training selesai. Perusahaan perlu mengevaluasi apakah kompetensi peserta benar-benar meningkat dan memberikan dampak terhadap pekerjaan.
Evaluasi dapat dilakukan melalui:
• Pre-test dan post-test
• Feedback peserta
• Assessment kompetensi
• Evaluasi penerapan skill di tempat kerja
• Monitoring KPI
• Evaluasi produktivitas
• Review dari atasan atau supervisor
Misalnya, setelah training warehouse management, perusahaan dapat melihat apakah terjadi peningkatan inventory accuracy, penurunan error, atau peningkatan efisiensi proses warehouse.
Dengan indikator yang jelas, perusahaan dapat mengetahui apakah investasi training memberikan hasil yang sesuai dengan tujuan.
Contoh Mapping Program Pelatihan
Agar lebih mudah diterapkan, perusahaan dapat membuat mapping sederhana berdasarkan fungsi pekerjaan.
| Area | Contoh Program Training | Target Peserta |
|---|---|---|
| Project Management | Project Management Fundamentals | Staff, Project Team |
| Project Management | Project Risk Management | Project Team, Supervisor |
| Project Management | PMO | Project Manager, Manager |
| Supply Chain | Supply Chain Management Fundamentals | Staff SCM |
| Supply Chain | Strategic Procurement | Procurement, Purchasing |
| Supply Chain | Inventory Management | Warehouse, Inventory Staff |
| HR | Human Resource Management | Staff HR |
| HR | Recruitment & Talent Acquisition | Recruiter, HR Staff |
| HR | HR Analytics | HR Staff, Supervisor, Manager |
| Administrasi | Office Administration | Staff Administrasi |
| Administrasi | Document & Records Management | Admin, Secretary |
| Administrasi | Business Communication | Admin, Secretary, Staff |
Mapping tersebut dapat dikembangkan kembali berdasarkan struktur organisasi, job description, hasil TNA, dan kebutuhan bisnis masing-masing perusahaan.
Kesimpulan
Menyusun program pelatihan Project Management, Supply Chain, HR, dan Administrasi membutuhkan pendekatan yang terarah. Perusahaan perlu melihat kebutuhan kompetensi, skill gap, level peserta, tujuan bisnis, materi, metode pembelajaran, hingga indikator keberhasilan training.
Program pelatihan yang efektif bukan sekadar memilih judul training, tetapi memastikan bahwa kompetensi yang diberikan benar-benar relevan dengan pekerjaan dan dapat diterapkan setelah peserta kembali ke lingkungan kerja.
Dengan perencanaan yang tepat, corporate training dapat menjadi bagian dari strategi upskilling dan reskilling karyawan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan daya saing perusahaan.
Portal Training Center menyediakan berbagai pilihan program pelatihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, mulai dari Project Management, Supply Chain Management, Human Resource Management, hingga Administrasi Perkantoran.
training
Business Management (149)
CERTIFIED MAINTENANCE AND RELIABILITY PROFESSIONAL (CMRP)
Document Filing System & 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin)
Pengelolaan Administrasi Kantor Sertifikasi BNSP
Certified International Project Manager (CIPM)
Certified Strategic Business Analyst (CSBA)
Supply Chain Project Management & Optimization
Project Management for Business Analyst & Business Process Unit
Fundamental Project Management
Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP
Project Management for IT & Software Development (Agile-Based)
Merger & Akuisisi (Mergers and Acquisitions – M&A)
Asset Performance Management (APM) Strategy
Project Management for Oil & Gas Industry
Document Control and Filing System
Certified Marketing Analyst (CMA)
Stakeholder Management & Communication in Project Management
Business Analytic Professional
Document Control & Filing System
Certified Business Analytics Professional (CBAP)
Change Management in Project Execution
PECB Certified ISO 55001 Asset Management System Foundation,
Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS)
Pelatihan Teknisi Laboratorium – Sertifikasi BNSP
Personal Administration Management
Junior Office Operator – Sertifikasi BNSP
Pelatihan Certified Professional Management Skill (CPMS)
Training Venue Management Specialist
Pelatihan General Affair Management
Training Business Process Management
PMP – Project Management Professional
Training RAB – Rencana Anggaran Biaya
Training Tour Leader Bersertifikat BNSP
Training Certified Marketing Analyst (CMA)
Training Supply Chain Manager – BNSP
Pelatihan Strategy Building Management
Pelatihan Manajemen CSR dan Public Relations
Pelatihan Manajemen Proyek Konstruksi
SKK Ahli Perawatan Bangunan Gedung
Certified Business Analytic Professional
Training Project Management Office (PMO)
PM-024 MPM – Master Project Manager®
Pelatihan Certified Asset Management Professional (CAMP)
Pelatihan Strategi Manajemen Keuangan
Training & Sertifikasi Supply Chain Manager - BNSP
Qualified Risk Management Officer Training
Certified Strategic Business Analyst
Pelatihan Merger & Akuisisi (M&A)
Training GD&T (Geometric Dimensioning & Tolerancing)
Training Integrating QHSE Management System
Training Social Media for Brand Management
Training Project Control Management with MS Project
Training Project Management Professional (PMP)
Certified Compliance Professional Training
Pelatihan Manajemen Transportasi dan Distribusi
Pelatihan Certified Marketing Analyst
Training Manajemen Sumber Daya Manusia (HR Management)
Training Best Practice Management Eksplorasi
Certified Risk Management Professional (CRMP) Training
Training Water Management Lahan Gambut
Training Logistic and Supply Chain Management
training Advanced Business Process Management
Supply Chain Management Training
Training Sistem Manajemen Pengamanan
Pelatihan Strategic Management
Pelatihan Supply Chain Management (SCM)
Pelatihan Manajemen Perhotelan
Training Business Model Canvas (BMC)
Training Tenaga Pemasar Operasional Penjualan – BNSP
Training Building and Asset Management
Certified Risk Management Professional (CRMP)
ISO 31000 Lead Risk Manager Training
Training Tour Leader – Sertifikasi BNSP
Basic Managerial Skill Training
Certified Management Accountant (CMA) Training
Pelatihan Implementing ISO 9001:2008 Manajemen Mutu
Asset Management Professional Training
Qualified Risk Management Analyst Training
Implementing ISO 9001:2015 Manajemen Mutu Training
Pelatihan Environmental Management System (EMS) ISO 14001:2015
Financial Risk Management Certified in Finance (CFR) Training
Pelatihan Strategi Manajemen Risiko
Training Strategi Optimalisasi
Pelatihan Marketing Communication Specialist – BNSP
Pelatihan Project Management (Manajemen Proyek)
Pelatihan Ahli Perawatan Bangunan Gedung
Pelatihan Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP
Pelatihan SLF (Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung)
Training MICE (MEETINGS, INCENTIVES, CONFERENCES & EXHIBITIONS)
Training Microsoft Project (MS Project)
Pelatihan Manajemen Pemasaran Perusahaan
Training Financial Risk Management
Integrated QHSE Awareness Training
Training Project Feasibility Study
Pelatihan Strategi Manajemen Pemasaran
Training HSE Marine Safety Management
Training Pengelolaan Higiene Sanitasi Makanan
training Certified Master Facility Manager
Training Corporate Social Responsibility (CSR)
Training Marketing Strategy & Market Research
PM-023 Manajemen Proyek Konstruksi
Training - Certified Financial Risk Management (CFRM)
Training - Certified Marketing Analyst (CMA)
Training Primavera Project Management
Training Procurement Management
Human Resources (60)
Certified Human Resource Analyst (CHRA)
Manajer Sumber Daya Manusia Sertifikasi BNSP
Sertifikasi BNSP Skema Kepala Bagian Remunerasi – Pelatihan & Sertifikasi Kompetensi SDM
Office Management for Executive Secretary & Administration
General Manager SDM – Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Manajemen Sumber Daya Manusia BNSP
Effective Skill Administrasi Perkantoran
Sertifikasi Asesor Kompetensi BNSP
Administrasi Komputer Perkantoran, Bagian Umum dan Sistem Pengarsipan
Critical Thinking & Problem Solving in Enterprise Context
Supervisor Sumber Daya Manusia Sertifikasi BNSP
TRAINING & SERTIFIKASI BNSP SKEMA MANAJER SUMBER DAYA MANUSIA (MANAJER SDM)
Micro Expression, Negotiation & Communication Skill
Pelatihan Manajer Sumber Daya Manusia Sertifikasi BNSP
Pelatihan Communication, Interpersonal Skill and Presentation Skill
Pelatihan Manajer Manajemen Talenta Sertifikasi BNSP
Pelatihan Persiapan Masa Pensiun
Pelatihan Training of Trainers
Pelatihan dan Sertifikasi Supervisor Sumber Daya Manusia BNSP
Pelatihan Manajer Pengembangan SDM Sertifikasi BNSP
Training Pemberdayaan Masyarakat (Community Development & Empowerment)
Pelatihan Certified Human Resource Analyst (CHRA)
Pelatihan Staf Administrasi SDM
Pelatihan Strategic Learning & Development
Pelatihan dan Sertifikasi Manajer SDM BNSP
Pelatihan Supervisor Pelatihan dan Pengembangan SDM
Pelatihan Job Analysis and Job Evaluation
Persiapan Masa Pensiun (Retirement Preparation Program)
Pelatihan 4 Disciplines of Execution (4DX)
Supervisor Pelatihan dan Pengembangan SDM – Sertifikasi BNSP
Pelatihan Masa Persiapan Pensiun (MPP)
Pelatihan Training Need Analysis (TNA)
Pelatihan Supervisor Hubungan Industrial Sertifikasi BNSP
Pelatihan Innovation Creative at Work
Pelatihan Effective Communication & Interpersonal Skills
Pelatihan Strategi Manajemen Diklat
Manajemen SDM (Human Resource Management)
Pelatihan Personality Development
Pelatihan Leadership & Managerial Skill
Pelatihan Problem Solving, Decision Making & Conflict Management
Pelatihan Behavioral Event Interview (BEI)
Bimtek & Sertifikasi Loading Master PPSDM Migas
Pelatihan Human Resources Management
Training ISO 26000:2010 untuk memahami CSR
Training Pemetaan Kebutuhan Stakeholder dan Pengukuran Efektivitas CSR
Data Analysis & IT (68)
Primavera P6 Software Application for Project Management
postgreSQL Database Administrator
Data Analysis & Visualization with Google Sheets
Geographic Information System (GIS)
Pelatihan Analisa Data dan Pembuatan Infografis
Pelatihan & Sertifikasi Associate Data Scientist
Certified Information System Management Expert
ANALISIS DATA MENGGUNAKAN SPSS
Extract Transform Load for Data Warehouse
Network dan Software Engineering
Data Analysis Using SMART PLS for Research
Pelatihan Data Management Staff
Certified Data Analytic Professional
Data analysis with google data studio
Ahli Sistem Control & Automation ASCA
Training Pengelolaan Data Center
Training Costing & Budgeting for Open Pit Mining Project
Training Audit Command Language (ACL)
Training ICT Project Management
Training Digital Marketing BNSP
Training CDMP - Certified Data Management Professional
Training Analyzing Data with Power BI
Training Analisis Data Menggunakan SPSS
Training Certified Data Center Professional (CDCP)
Training Artificial Intelligence (AI)
Training Big Data dan Cloud Computing
Training Adobe Certified Associate
Training Python for Data Science
Training CEH (Certified Ethical Hacker)
Training CDMP (Certified Data Management Professional)
Training Database Analysis & Dashboard Reporting with Microsoft Excel
Training System Analyst & Design
Training & Sertifikasi Certified Digital Marketing Professional (CDMP)
Training Audit Sistem Informasi
Training Associate Data Scientist - BNSP
Training Electrical Power System Analysis Using ETAP
Training dan Sertifikasi Ahli K3 Umum BNSP
Training Microsoft Office Specialist (MOS)
Training - IT Project Management
Training Data Analysis Using SmartPLS for Research
Training System Analyst and Design
Engineering (46)
Basic MEP (Mechanical, Electrical & Plumbing)
Manajer Pengelolaan Bangunan Gedung Bersertifikat BNSP
Root Cause Analysis (RCA) for Maintenance & Reliability
Hidrolika Sungai dan Banjir Menggunakan HEC-RAS
Maintenance Planning, Scheduling & Control
Maintenance & Reliability Management for Operational Excellence
Pengawas Operasional Pertama (POP) Pertambangan BNSP
Electrical Power System Using ETAP
MEP (Mechanical, Electrical & Plumbing) for Building & Construction
Pengawasan Mechanical (Mechanical Supervision for Industrial & Construction Projects)
Pengemudi Angkutan Barang Pengangkut Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) – Sertifikasi BNSP
Basic Safety Training – Pelatihan Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Maintenance Cost Optimization & Budget Control
Perhitungan dan Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca Berdasarkan ISO 14064 dan ISO 14067
Cognicert ISO 14064 Green House Gas Lead Auditor
022 Electrical Safety Training Pelatihan Keselamatan Kelistrikan Industri
Training ISO 14064 Greenhouse Gas Lead Auditor
Training Electrical Quality Control
Training & Sertifikasi Teknisi K3 Listrik BNSP
Pelatihan Ahli K3 Umum – Kemnaker RI
Training EE-022 Electrical Safety
Training Infrared Thermography
Training Electrical Maintenance Low & Medium Voltage
Training Inspektur Kelistrikan
Pelatihan Life Cycle Assessment (LCA)
Training - Ahli K3 Umum Kemnaker RI
Training ESG (Environmental, Social, and Governance)
Training ISO 14064 GHG Lead Auditor
Training Electrical Maintenance
Pembinaan Calon Ahli K3 Umum Utama (AK3U) Sertifikasi Kemnaker RI
Finance (48)
Certified Financial Planner (CFP)
Certified Anti Money Laundering Consultants (CAMLC) Preparation Program
Certified Asset Management Professional (CAMP)
Financial Planning, Forecasting and Budgeting
Accounting and Tax Planning Training
Accounting for Oil and Gas Industry
Certified Financial Risk Management (CFRM)
Certified Financial Accounting | Pelatihan Akuntansi Keuangan
Certified Financial Planner (CFP®) Preparation Program
Pelatihan International Trade Service & Finance
Pelatihan Financial Risk Management
Pelatihan Strategi Manajemen Perpajakan
PSAK 45 dan ISAK 335: Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba
Pelatihan PSAK 45 dan ISAK 335 untuk Entitas Nonlaba
Pelatihan Compensation and Benefit
Certified Financial Risk Management
Pelatihan Financial Engineering
Certified Financial Risk Management (CFRM) Training
Pelatihan Analisa Laporan Keuangan
Financial Risk Management Certified in Finance (CFR)
Pelatihan Financial Statement Analysis
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan
Effective Budgeting, Profit Planning, and Control
Pelatihan Project Financial Management
Pelatihan Finance for Non-Finance
Basic Accounting & Intermediate Accounting
Pelatihan Cost Control & Budgeting
Pelatihan dan Sertifikasi Certified Risk Associate (CRA) BNSP
Pelatihan Budgeting and Cost Control
Cash Flow and Financial Risk Analyst
Pelatihan Account Receivable Management
Supply Chain Management (67)
Supply Chain Manager Sertifikasi BNSP
Certified Professional Supply Chain Manager (CPSCM)
SAP Material Management (SAP MM)
Accredited Supply Chain Professional (ASCP)
Accredited Supply Chain Analyst
Strategy Procurement & Purchasing
SAP 2000 Structural Analysis & Design Software
Ahli Kepabeanan (Customs Expert)
Certified International Commercial Contract Specialist (CICS)
Logistic Transportation Management
Logistic & Supply Chain Management
Pengemudi Angkutan Barang Pengangkut Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Integrated Procurement Management
Integrated Business Planning (IBP)
Certified International Purchasing Professional (CIPP)
Training - Supply Chain Management
Pelatihan - Procurement Management
Pelatihan - Warehouse Management
Pelatihan Inventory Cost Reduction
Pelatihan Supply Chain Risk Management
Pelatihan Strategic Supply Chain Planning
Pelatihan Warehouse Cost Optimization
Pelatihan Warehouse Inventory Control
Pelatihan - Inventory Management
Pelatihan - Supply Chain Planning
Pelatihan - Logistics Management
Pelatihan Supply Chain Resilience
Pelatihan Procurement Cost Saving
Pelatihan Logistics Cost Reduction
Pelatihan S&OP (Sales and Operations Planning) Management
Pelatihan Strategic Procurement
Pelatihan - Demand Forecasting
Pelatihan - Procurement Risk Management
Pelatihan Distribution Network Optimization
Pelatihan Inventory Optimization
Pelatihan Supplier Performance Management
Pelatihan Transportation Management
Pelatihan - Supply Chain Forecasting
Pelatihan - Supplier Management
Pelatihan - Supply Chain Sustainability
Pelatihan - Supply Chain Resilience
Pelatihan - Strategic Sourcing
Pelatihan Supply Chain Performance Management
Pelatihan End-to-End Supply Chain
Pelatihan Advanced Supply Chain Planning
Supply Chain Performance Management - Training
Pelatihan Demand & Supply Planning Excellence
Pelatihan Logistics & Distribution Strategy
Pelatihan Warehouse & Inventory Optimization
Pelatihan Supply Chain Cost Optimization
Pelatihan End-to-End Supply Chain Management
Pelatihan Inventory Optimization & Working Capital
Pelatihan Supplier Performance & Relationship Management
Pelatihan Supply Chain Network Optimization
Pelatihan Supply Chain Strategy & Transformation
Pelatihan Supply Chain Risk & Resilience Management
Pelatihan Integrated Supply Chain Planning
sertifikasi
BNSP (34)
Staff SDM (Human Resources Staff) – Sertifikasi BNSP
Pengawas Operasional Pertama (POP) Pertambangan – Sertifikasi BNSP
Pengelolaan Administrasi Kantor BNSP
Digital Marketing Bersertifikat BNSP
Warehouse Supervisor Sertifikasi BNSP
Training of Trainer (ToT) Bersertifikat BNSP
Manajer Pengelolaan Bangunan Gedung BNSP
Marketing Communication Specialist BNSP
Digital Imaging Bersertifikat BNSP
Pengemudi Angkutan Barang Pengangkut Bahan Berbahaya dan Beracun B3 BNSP
Pengawas Instrumentasi Bersertifikat BNSP
Pengelolaan Keamanan Pangan HACCP BNSP
Pengkaji Teknis Proteksi Kebakaran Bersertifikat BNSP
Sertifikasi Supply Chain Manager BNSP
Supervisor Sumber Daya Manusia - Sertifikasi BNSP
Teknisi Audio Visual Bersertifikat BNSP
Ahli Perawatan Bangunan Gedung BNSP
Pengelolaan Higiene Sanitasi Makanan BNSP
Sekretaris Administrasi Sertifikasi BNSP
Senior Office Operator Bersertifikat BNSP
SKK Ahli Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung
Certified Quality Planner (CQP)
Loading Master Sertifikasi BNSP
AAPM (13)
CEC Certified ECommerce Consultant
Certified Human Resources Analyst CHRA
Certified Manager of Quality Management (MQM)
Certified Data Center Professional (CDCP)
Certified Maintenance and Reliability Professional
Certified Digital Marketing Professional
Certified Information Technology Professional (CITP)
Certified Project Risk Manager (CPRM)
Certified Information Systems Security Professional (CIISSP)
Data Center Professional Certification
Certified Planning Engineer (CPE)
PECB (14)
CERTIFIED ISO IEC 27001 LEAD AUDITOR INOFRMATION SECURITY MANAGEMENT SYSTEM PECB
Certified ISO IEC 27002 Manager Information Security Control
Certified ISO IEC 27001 Lead Auditor
PECB Certified ISO/IEC 27001 Lead Auditor – Information Security Management System (ISMS)
PECB Certified ISO 9001 Lead Auditor – Quality Management System (QMS)
PECB Certified ISO/IEC 42001 Lead Implementer – Artificial Intelligence Management System (AIMS)
Certified Data Protection Officer (CDPO)
PECB Certified Data Protection Officer (DPO)
PECB Certified ISO/IEC 27001 Lead Implementer – Information Security Management System (ISMS)
PECB Certified ISO 14001 Lead Auditor – Environmental Management System (EMS)
PECB Certified ISO 45001 Lead Auditor – Occupational Health and Safety Management System (OH&SMS)
PECB Certified ISO/IEC 17025 Lead Assessor – Laboratory Management System
